Pansus DPRD Soroti Lonjakan HIV/AIDS, Dorong Penguatan Edukasi

Info Gorontalo - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Gorontalo mulai membahas sejumlah isu strategis dalam penyusunan rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025. Rapat tersebut digelar di Aula DPRD Kota Gorontalo, Senin (6/4/2026).

Rapat ini diikuti oleh Pansus DPRD Kota Gorontalo, Tim Ahli Wali Kota, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Sekretaris DPRD.

Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah meningkatnya kasus HIV/AIDS di Kota Gorontalo. Anggota Pansus, Darmawan Duming, menyatakan bahwa tren kenaikan kasus tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Menurutnya, Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya, seperti penyuluhan dan pengobatan. Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup efektif untuk menekan laju penyebaran.

“Kami melihat upaya yang dilakukan belum serta-merta mampu menurunkan angka kasus. Karena itu, kami mendorong Dinas Kesehatan untuk mengambil langkah yang lebih komprehensif dalam memutus mata rantai penyebaran,” ujarnya.

Pansus juga mendorong penguatan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan. Selain itu, peran orang tua dinilai penting dalam mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus pada perilaku berisiko.

“Edukasi harus lebih masif agar masyarakat memahami cara pencegahan HIV/AIDS. Peran keluarga, khususnya orang tua, juga sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Selain persoalan HIV/AIDS, rapat turut membahas sejumlah isu lain yang akan menjadi rekomendasi, di antaranya penanganan sampah di wilayah perbatasan serta penertiban hewan ternak yang dilepasliarkan.

Rapat Pansus tersebut sementara ditunda dan akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.(IG01)