Pengurus Kerukunan Keluarga Rumpun Uloli Periode 2026–2029 Resmi Dikukuhkan, Momentum Pererat Silaturahmi Lewat Halal Bihalal

Pengurus Kerukunan Keluarga Rumpun Uloli Periode 2026–2029 Resmi Dikukuhkan, Momentum Pererat Silaturahmi Lewat Halal Bihalal
Pengurus Kerukunan Keluarga Rumpun Uloli Periode 2026–2029 Resmi Dikukuhkan, Momentum Pererat Silaturahmi Lewat Halal Bihalal

Info Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi mengukuhkan Pengurus Kerukunan Keluarga Rumpun Uloli untuk masa bakti 2026–2029 dalam sebuah agenda yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal, Ahad, 12 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar Uloli untuk memperkuat ikatan kekeluargaan sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota rumpun keluarga yang tersebar di berbagai daerah.

Usai prosesi pengukuhan, Ketua Kerukunan Keluarga Rumpun Uloli, Merlan Uloli, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar serta tamu undangan yang telah hadir dan memberikan dukungan pada kegiatan tersebut.

Menurut Merlan, kehadiran seluruh anggota keluarga menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan dan kebersamaan masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik serta memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi keluarga besar Uloli, tetapi juga bagi masyarakat luas.

“Kami berharap kepengurusan periode ini mampu menjadi wadah yang memperkuat persatuan keluarga, sekaligus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Merlan.

Dalam catatan hikayat sejarah Gorontalo, marga Uloli memiliki garis keturunan bangsawan yang kuat. Sejarah mencatat Raja Uloli pernah menikah dengan Puteri Miytu, putri dari Raja Limboto.

Dari pernikahan tersebut lahir keturunan yang memiliki posisi penting dalam struktur kerajaan, yakni Pangeran Wolango, Puteri Sihedi, Puteri Bulai, dan Pangeran Tomelo.

Silsilah ini menegaskan posisi marga Uloli sebagai bagian dari garis keturunan yang memiliki peran penting dalam sejarah dan perkembangan kerajaan di Gorontalo.

Merlan Uloli juga menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi antarkeluarga agar nilai sejarah, budaya, dan persaudaraan yang diwariskan para leluhur tetap hidup dan terus diteruskan kepada generasi berikutnya.

Ia berharap kegiatan seperti pengukuhan dan halal bihalal tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas keluarga besar Uloli.(IG01)