Bandara Panua Pohuwato Makin Sepi, Komisi III Minta Pemerintah Turun Tangan

Bandara Panua Pohuwato Makin Sepi, Komisi III Minta Pemerintah Turun Tangan
Anggota komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, tinjau langsung bandara Panua Pohuwato (foto.istimewa)

Info Gorontalo -  Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menyoroti kondisi Bandara Panua di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, yang mulai sepi dari aktivitas penumpang.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Anas Jusuf, saat melakukan kunjungan kerja bersama anggota Komisi III, Aswan Djamaludin, ke Bandara Panua, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Anas dan Aswan meninjau langsung kondisi bandara serta berdiskusi dengan Kepala Bandara Panua dan sejumlah staf.

Anas mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung perkembangan operasional Bandara Panua, terutama aktivitas penerbangan dan jumlah penumpang.

Menurutnya, kondisi Bandara Panua saat ini cukup memprihatinkan karena sejak Agustus 2026 tidak lagi terdapat penumpang yang datang maupun berangkat.

“Padahal pesawatnya ada. Tercatat di bulan Agustus itu ada empat kali kedatangan, tetapi penumpangnya nol,” ujar Anas.

Kondisi tersebut, kata Anas, perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ia menilai keberadaan Bandara Panua membutuhkan dukungan bersama agar aktivitas penerbangan dapat kembali berjalan dan dimanfaatkan masyarakat.

“Perlu ada intervensi, perhatian dan support dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, Kabupaten Pohuwato, juga Kementerian Perhubungan,” tandasnya.

Komisi III berharap pemerintah daerah bersama Kementerian Perhubungan dapat mencari solusi atas rendahnya jumlah penumpang di Bandara Panua. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan operasional bandara serta mendukung konektivitas transportasi udara di wilayah Pohuwato.(IG01)