Gorontalo Bersiap Perkuat Pertahanan, Thomas Mopili Dukung Rencana Pembentukan Kodam 2027

Gorontalo Bersiap Perkuat Pertahanan, Thomas Mopili Dukung Rencana Pembentukan Kodam 2027
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili mengikuti upacara peringatan HUT TNI ke 81 di lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo(foto.humasdeprov)

Info Gorontalo - Gorontalo bersiap memasuki babak baru dalam penguatan pertahanan dan keamanan. Rencana penguatan struktur pertahanan hingga kemungkinan pembentukan Kodam pada 2027 mendapat dukungan dari Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas Mopili.

Dukungan itu disampaikan Thomas saat menghadiri peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Senin (5/10/2026).

Menurut Thomas, penguatan struktur pertahanan bukan sekadar persoalan menambah kekuatan militer. Langkah tersebut juga berkaitan dengan bagaimana sistem keamanan daerah mampu mendukung keberlangsungan pembangunan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“DPRD tentu mendukung setiap langkah strategis yang bertujuan memperkuat pertahanan dan keamanan di Gorontalo. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh rencana tersebut dapat berjalan dengan baik, terkoordinasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” kata Thomas.

Ia menyebut momentum HUT ke-81 TNI menjadi pengingat pentingnya membangun kerja sama yang lebih kuat antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, Polri, dan masyarakat.

Thomas menilai tantangan yang dihadapi daerah semakin kompleks. Karena itu, penguatan pertahanan perlu berjalan beriringan dengan koordinasi antarlembaga dan pembangunan daerah.

“Keamanan dan pembangunan merupakan dua hal yang saling mendukung. Dengan kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, DPRD, Polri dan masyarakat, kita optimistis pembangunan di Gorontalo dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Rencana penguatan pertahanan di Gorontalo mencakup kemungkinan pembentukan Kodam pada 2027. Selain itu, terdapat rencana pengembangan dan penambahan jajaran TNI Angkatan Laut serta TNI Angkatan Udara di wilayah Gorontalo.

Bagi Thomas, rencana tersebut membutuhkan persiapan yang matang. Setiap tahapan perlu dibangun melalui koordinasi yang jelas agar penguatan struktur pertahanan dapat berjalan sesuai kebutuhan daerah.

“Kita tentu berharap seluruh rencana strategis ini dipersiapkan dengan matang dan dilaksanakan melalui koordinasi antarlembaga,” katanya.

Penguatan struktur pertahanan di Gorontalo pun diharapkan tidak berjalan sendiri. Sinergi antara unsur pertahanan, pemerintah, DPRD, kepolisian, dan masyarakat menjadi bagian penting agar keamanan dan pembangunan dapat bergerak dalam arah yang sama.(IG01)