Yeyen Sidiki Buka Suara soal Tuntutan F-KOBRA Usir PT Gorontalo Mineral dari Gorontalo

Yeyen Sidiki Buka Suara soal Tuntutan F-KOBRA Usir PT Gorontalo Mineral dari Gorontalo
Empat Anggota DPRD Terima Massa F-KOBRA di halaman DPRD(foto.istimewa)

Info Gorontalo - Tuntutan Forum Komunikasi Rakyat Bone Bolango (F-KOBRA) agar PT Gorontalo Mineral (PT GM) angkat kaki dari Gorontalo mendapat perhatian anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki.

Yeyen menegaskan DPRD harus mengambil peran dalam mengawal aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui aksi demonstrasi di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Kamis (5/11/2026).

Menurut Yeyen, kedatangan massa F-KOBRA membawa pesan yang harus mendapat perhatian serius dari wakil rakyat. DPRD perlu memastikan setiap tuntutan masyarakat masuk dalam pembahasan dan memperoleh tindak lanjut sesuai kewenangan lembaga.

Ia mengingatkan bahwa tugas anggota DPRD tidak selesai setelah menerima kedatangan demonstran. Aspirasi yang telah disampaikan masyarakat harus diperjuangkan melalui mekanisme kelembagaan agar mendapatkan respons dari pihak terkait.

Dalam aksi tersebut, empat anggota DPRD Provinsi Gorontalo menerima langsung perwakilan massa F-KOBRA.

Mereka adalah Yeyen Sidiki, Faisal Hulukati, Hamzah Idrus, dan Syamsir Djafar Kiyai.

Keempat legislator itu mendengarkan sejumlah tuntutan yang disampaikan massa, terutama terkait keberadaan PT Gorontalo Mineral di wilayah Gorontalo.

Yeyen menilai berbagai persoalan yang disuarakan masyarakat perlu mendapat perhatian khusus. DPRD harus mengawal persoalan tersebut agar tidak berhenti pada penyampaian aspirasi semata.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama untuk memastikan suara masyarakat sampai kepada pihak yang memiliki kewenangan mengambil keputusan.

Bagi Yeyen, aspirasi yang disampaikan melalui aksi demonstrasi merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi daerahnya.

Karena itu, DPRD perlu menjalankan fungsi pengawasan dan representasi secara maksimal. Setiap keluhan dan tuntutan warga harus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya.

Ia berharap lembaga DPRD Provinsi Gorontalo dapat terus mengawal tuntutan F-KOBRA hingga memperoleh kejelasan tindak lanjut.

Persoalan PT Gorontalo Mineral kini menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian masyarakat Bone Bolango. Tuntutan terhadap perusahaan tersebut juga menunjukkan perlunya keterbukaan dan respons dari pihak-pihak terkait terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.

Yeyen berharap perjuangan aspirasi masyarakat tidak berhenti setelah aksi demonstrasi berakhir. Ia ingin suara warga tetap menjadi perhatian DPRD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.(IG01)