Pasar Murah Bersubsidi Hadir di Bone Bolango, Warga Talulobutu Selatan Tebus Tujuh Bahan Pokok Rp95 Ribu

Pasar Murah Bersubsidi Hadir di Bone Bolango, Warga Talulobutu Selatan Tebus Tujuh Bahan Pokok Rp95 Ribu
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Syamsir Djafar Kiayi dan jajaran pemerintah berfoto bersama warga saat pelaksanaan pasar murah bersubsidi di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango(foto.istimewa)

Info Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menggelar pasar murah bersubsidi untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Program tersebut berlangsung di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Kamis sore, dan dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail.

Kegiatan itu turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Syamsir Djafar Kiayi, pemerintah desa setempat, serta jajaran Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Gusnar Ismail mengatakan pelaksanaan pasar murah merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang terdampak naiknya harga sejumlah komoditas pangan. Menurut dia, kegiatan tersebut juga lahir dari sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Gorontalo.

“Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok,” kata Gusnar.

Upaya Menekan Inflasi Daerah

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Syamsir Djafar Kiayi mengatakan pasar murah telah menjadi salah satu instrumen yang efektif dalam pengendalian inflasi di Gorontalo. Keberhasilan tersebut, kata dia, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui pemberian insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri.

Menurut Syamsir, keberhasilan menjaga laju inflasi tidak terlepas dari langkah cepat pemerintah daerah dalam mengintervensi harga pangan melalui berbagai program, termasuk pasar murah yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menjelaskan DPRD bersama pemerintah provinsi dan organisasi perangkat daerah terkait telah memetakan sejumlah wilayah yang membutuhkan intervensi melalui pasar murah. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan lebih tepat sasaran dan mampu menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Warga Hemat Hingga Rp180 Ribu

Syamsir mengatakan masyarakat yang datang ke lokasi pasar murah dapat memperoleh paket berisi tujuh bahan kebutuhan pokok dengan harga Rp95 ribu. Padahal, nilai paket tersebut di pasaran mencapai sekitar Rp275 ribu.

Dengan subsidi yang diberikan pemerintah, masyarakat dapat menghemat sekitar Rp180 ribu. Dana yang tersisa itu dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.

Ia menilai kolaborasi antara DPRD Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan ketersediaan pangan dan menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Program Pasar Murah Jadi Strategi Menjaga Stabilitas Harga

Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperluas pelaksanaan pasar murah bersubsidi di sejumlah daerah yang masuk kategori rawan inflasi. Program tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.

Selain membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, pasar murah juga menjadi instrumen penting untuk mengendalikan gejolak harga yang berpotensi memengaruhi tingkat inflasi daerah. Pemerintah bersama DPRD terus memperkuat kolaborasi agar program serupa dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.(IG01)